Gundukan di Halaman Belakang Rumah

Selesai menata rapi barang belanjaannya di dapur, Inaya berjalan ke halaman belakang rumah melalui pintu belakang rumahnya yang terbuat dari papan kayu setebal kurang lebih 1 cm. Meskipun terbuat dari papan kayu, pintu belakang rumah Inaya terlihat kokoh. Ini tidak lepas dari kepintaran tukang kayu yang membuatnya. Inaya menutup kembali pintu belakang rumahnya setelah berada di luar. Pandangan Inaya menyebar di seluas halaman belakang rumahnya. Di pojok kanannya terdapat sebuah gundukan yang tidak begitu jelas kalau dilihat dari kejauhan. Inaya secara hati-hati mendekati gundukan tersebut yang masih berada di dalam wilayah halaman belakang rumah Inaya.

Setelah dekat, maka semakin jelaslah untuk Inaya gundukan apakah itu gerangan. Rupanya gundukan tersebut diatas adalah gundukan tanah yang dihasilkan dari pekerjaan pembuatan selokan di sepanjang jalan di belakang rumah Inaya. Entah kenapa Inaya kurang mengerti tanah tersebut bisa menggunduk di dalam halaman belakang rumahnya. Mungkin memang sengaja ditaruh disitu untuk tujuan tertentu atau memang tidak ada tempat untuk membuang tanah galian sisa pembuatan selokan Inaya sama sekali tidak merasa pasti. Daripada terus-menerus merasakan ketidak-pastian akan suatu hal yang tidak terlalu penting seperti itu, Inaya kembali ke teras belakang rumahnya untuk menengok ayam bangkok betina miliknya yang sudah beberapa kali bertelur minggu ini.

Menyadari air di tempat minum ayamnya habis, Inaya mengambil segayung air dari kamar mandi. Secara hati-hati Inaya menuangkan isi gayung tersebut ke dalam tempat minum milik ayam bangkok betina milik Inaya tersebut di atas. Setelah penuh, dikembalikanlah gayung air tersebut di atas ke tempat semula yaitu di kamar mandi di belakang rumah Inaya. Ayam bangkok betina yang baru saja diberi minum oleh Inaya segera mendekati tempat minumnya dan segera saja meminum airnya dengan jalan mematuknya berkali-kali. Sekembalinya dari mengembalikan gayung ke kamar mandi di belakang rumahnya, Inaya mendekati kandang ayam miliknya tersebut di atas. Dengan menggunakan sapu yang disandarkan disamping kanan kandang ayamnya, Inaya mulai membersihkan halaman belakang rumah milik mamanya itu.

This content was posted on at Dummy Text by Bagus Humawan