Kedatangan Nenek Tertunda karena Tiket Pesawat Habis

Inaya mendapatkan kabar dari mamanya bahwa neneknya menunda kedatangannya ke rumah Inaya karena tiket pesawat yang hendak dipesan oleh neneknya habis. Kabar ini diterima Inaya tepat sesampainya Inaya di sekolahannya via aplikasi chating di hp Inaya. Kebetulan nenek Inaya tiket pesawatnya dipesankan oleh saudara sepupu Inaya yang rumahnya tepat disamping rumah neneknya Inaya. Namun, di tiket com maupun traveloka com tiket untuk penerbangan pesawat 2 hari lagi telah habis. Entah apa gerangan yang terjadi yang bisa menyebabkan tiket yang hendak dipesan baik Inaya maupun mamanya tidaklah mengetahuinya secara pasti, Namun demikian, mama Inaya meminta Inaya  agar tetap bersabar karena tiket pesawat untuk penerbangan 4 hari kedepan telah berhasil dipesan di website resmi traveloka indonesia yaitu traveloka com oleh sepupu Inaya tersebut diatas...

Seusai jam pelajaran terakhir hari ini Inaya bergegas pulang karena teringat ayam bangkok betina milik Inaya yang mulai bertelur. Inaya menemukan telur ayam bangkok tersebut di kandang ayam miliknya ketika Inaya menyempatkan diri untuk memeriksanya sebelum mandi tadi pagi. Inaya memang suka merasa kangen sama ayam bangkok betina peliharaannya itu apalagi saat sedang bertelur seperti saat ini. Ini merupakan telur pertama ayam bangkok betina peliharaan Inaya pada musim bertelur kali ini. Itulah sebabnya mengapa Inaya merasa ingin sekali memegang-megang atau pun sekedar memberinya pakan ayam agar ayamnya bersemangat melewati musim bertelurnya kali ini.

Sesampainya di rumah, setelah mengucapkan salam dan mencium tangan mamanya, Inaya berlari masuk kekamarnya untuk menaruh tas sekolah serta mengganti baju seragamnya dengan baju harian milik Inaya yang masih bersih. Setelah selesai, Inaya berjalan ke dapur untuk meminum segelas air yang biasa diambilnya dari dispenser milik mamanya yang bisa mengeluarkan air minum yang dingin maupun air minum yang panas. Mungkin karena merasa kehausan sehingga Inaya memilih air minum yang dingin agar bisa segera diminumnya untuk sekedar menghilangkan rasa haus yang menyiksanya. Coba bayangkan jika Inaya memilih untuk meminum air minum yang panas, tentunya akan kelamaan karena Inaya harus menunggunya jadi agak dingin dulu sebelum Inaya berani meminumnya.

This content was posted on at Dummy Text by Bagus Humawan