Postingan WordPress Pertama Inaya

Sembari menunggu neneknya datang keesokan harinya, Inaya berusaha membuat postingan wordpressnya yang pertama. Karena tidak ada Hidayati disamping Inayati, maka terpaksalah setiap kali Inayati menemukan kesulitan dengan wordpress miliknya Inayati menghubungi Hidayati via aplikasi chat kesayangan Inayati untuk menanyakan kesulitan tersebut kepada Hidayati. Tidak lupa Inayati memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena telah memberikan sahabat sebaik Hidayati kepadanya. Apabila tidak ada Hidayati tentu saja Inayati tidak akan bisa melewati masa-masa sulit saat belajar wordpress seperti yang dialami oleh Inayati saat ini. Disisi lain, Hidayati merasakan hal yang sama, senantiasa menyukai kehadiran atau pun keberadaan Inayati sebagai sahabatnya karena Inayati senantiasa siap sedia membantu apapun kesulitan yang dialami oleh Hidayati pada waktu itu serta pada waktu-waktu sebelumnya...

Namun demikian, meskipun Hidayati anaknya pintar, namun dia pernah berterus-terang kepada Inayati bahwa untuk hal yang sesulit "membuat website dengan wordpress" atau "install wordpress di xampp" Hidayati juga belum bisa. Jangankan untuk melakukannya, XAMPP itu apa Hidayati pun belum mengetahuinya. Meskipun demikian hal tersebut di atas tidak membuat Inayati jadi kurang suka kepada Hidayati bahkan sampai membencinya karena Inayati percaya bahwa setiap insan diciptakan oleh Tuhan yang Maha Kuasa dengan kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing. Menurut pengetahuan Inayati selama ini, hal tersebut diatas disengaja oleh tuhan agar sesama insan bisa saling menghargai dan saling mencintai satu sama lainnya...

Kembali kepada kegiatan belajar wordpress yang sedang dilakukan secara sungguh-sungguh oleh Inayati, Inayati sedang mencari-cari menu "Create New Post" atau apalah itu yang pada intinya bisa digunakan oleh Inayati untuk membuat postingan wordpress Inayati yang pertama. Sesudah Inayati menemukannya, Inayati meng-kliknya sehingga Inayati melihat icon di samping address bar browser kesayangan Inayati berputar. Setelah beberapa detik berlalu (ingat, Inayati mengakses daring menggunakan HP yang digunakan sebagai modem, yang hasilnya, namun tidak terjadi disetiap ISP, koneksi internet milik Inayati agak lambat), akhirnya halaman yang berguna untuk membuat postingan wordpress pun terbuka dengan baik. Demikian hal ini terjadi, demikian pula Inayati menyadari bahwa hidupnya akan mulai berubah secara drastis beberapa waktu yang akan datang...

This content was posted on at Dummy Text by Bagus Humawan